Friday, November 1, 2013

Vidio Kesaksian Pindah Kepercayaan


Vidio kesaksian ini membuat iman saudara semakin bertumbuh, karena setiap orang yang bertobat mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan pengalaman supernatural dengan Tuhan yang menyebabkan mereka mau pindah kepercayaan. Kita yang telah bertobat semua karena anugerah Tuhan, yang diberikan secara gratis kepada kita.

Kaya, menjadi seorang direktuk, memiliki ilmu kebatinan, dapat melakukan ramal, telepati, dapat membuat orang gila dengan mengambil roh orang tersebut dan lain-lain. Saudara ingin tahu kenapa dia pindah kepercayaan…dapat baca lebih lengkap disini…Peramal Nasib
Dengar kesaksian dari Youtobe




Dukun terkenal di Indonesia, pernah di bayar oleh salah satu perusahan terkenal di Indonesia, pernah keliling pulau Jawa untuk menantang setiap perguruan dalam ilmu kebatinan, ketika mengalami pertobatan sempat gila setahun. Bagaimana penyembuhan dan pindah kepercayaan…dapat baca disini….Mewariskan ilmu “diberiakn 100 macam pusaka”
Dengar kesaksian dari Youtobe



Ketekunan

Anda ingin tahu kalau kita setia atau tidak…?
Semua itu dapat di lihat ketika posisi kita saat diberkati atau dalam keadaan yang sangat buruk. Waktu ketika kita mengenal Tuhan, dalam keadaan yang biasa saja tetapi kita tetap setia dalam pekerjaan Tuhan. Ketika kita diberkati, apakah kesetiaan itu masih ada atau tidak. Sebaliknya dalam keadaan yang paling buruk apakah kesetiaan itu masih terdapat dalam diri kita.

Baik maupun buruk, semua itu di ijinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita karena Tuhan mau tahu sejauh mana kesetiaan kita kepada Dia. Kita dapat menilai diri kita sendiri, posisi kita sekarang, apakah api itu masih tetap menyala atau sudah tidak. Cek hati kita, apakah Fokus kita sudah berubah. Atau kita lebih suka materi dan posisi yang lebih baik dari sebelumnya sehingga ada rasa kebaggaan dalam hidup kita. Sehingga kita lupa, dulunya kita siapa?

Api Lawatan "Gambar"

Monday, October 21, 2013

Kisah hidup dari seorang murid Kadafi “Muhammad Soewito”

Kesaksian Muhammad Soewito, menceritakan bagaimana bagaimana pergi ke timur tengah untuk belajar perang di negara Libia, didalam hidupnya terdapat darah arab, Madura dan jawa.  Kesaksian ini dapat di Download Mp3 di sini.. Dengar & Download.

Latar belakang Saya
Nama saya Muhammad Soewito, kenapa saya masih menggunakan nama Muhammad karena nama ini pemberian keluarga, saya dilahirkan dari tiga perpaduan darah yaitu arab, Madura dan jawa. Untung masih ada jawanya, karena kalau timur tengah dan Madura tapi jawa kalem. Kakek saya adalah salah satu kaliba dari arab Saudi, kami dilahirkan dari keluarga besar, kakek saya misinya untuk menyiarkan agama, kami tinggal dikota Gresik, kakek saya lalu nikah dengan orang Madura yaitu nenek saya, hasil pernikahan antara kakek dan nenek saya melahirkan ayah saya dan ayah saya menikah dengan ibu saya orang Malang maka lahirlah saya sebagai anak sulung.

Saturday, October 19, 2013

Beberapa Sekolah Pakistan Ajarkan Murid untuk Bunuh

Beberapa buku pelajaran di sekolah Pakistan kini berisi pesan mengerikan bahwa jika ingin menjadi martir (mati syahid), seseorang harus membunuh orang Kristen.

Menurut laporan yang disusun oleh Middle East media Research Institute (MEMRI), banyak buku pelajaran di Pakistan yang mengusung trend Muslim dan mempromosikan kebencian serta jihad di kalangan murid-murid sekolah dasar (SD). Kaum non-Muslim Pakistan juga diwajibkan belajar dari buku-buku tersebut semenjak usia muda.

"Selama sejarah Pakistan, sejak negara ini berdiri pada 1947, suara kebencian terhadap kaum non-Muslim telah menjadi fenomena yang normal di masyarakat Pakistan," demikian isi laporan.

Wednesday, October 16, 2013

Senyuman Alex

Aku menatap bocah enam tahun yang berdiri di depanku. Tubuhnya penuh dengan daki. Aroma tak sedap merasuki penciumanku. Entah sudah berapa lama tubuhnya yang mungil tak bersentuhan dengan air dan sabun mandi.

Bola matanya yang indah memancarkan sebuah semangat. Astaga! Senyumannya manis sekali ketika dia tersenyum padaku. Sepasang lesung pipi menghiasi wajahnya. Laksana pelangi yang menghiasai langit hujan.

Tuesday, October 15, 2013

Kesaksian dari Korea Utara

Kesaksian dari kisah nyata yang datang dari Negara Korea Utara, bagaimana terjadi pembunuhan oleh orang percaya yang mempertahankan iman mereka. Yang menceritakan kisah ini adalah orang yang selamat dari 190 orang yang telah dibunuh.

Kesaksian
Saat ia datang perlahan, matanya tertuju ke asap. Ia berteriak mencari gembalanya, tetapi tak seorang pun menjawab. Karena ketakutan, ia segera mulai berusaha keluar dari tumpukan mayat dan reruntuhan.

Pagi itu, ia berada di antara sekelompok 190 orang percaya Korea Utara saat polisi menyerbu masuk, mengelilingi mereka, dan dengan kasar menggiring mereka ke pusat kota.

Friday, October 11, 2013

Filsuf yang mendapat jawaban tentang keslamatan dan menjadi martir

Yustinus Martir, seorang filsuf muda pada abad kedua, mendengarkan dengan baik pidato seorang lain yang berpendidikan baik.

"Orang-orang yang menjadi pengikut orang Nazaret yang mati itu adalah orang-orang bodoh yang percaya kepada takhayul," kata si ahli pidato itu. "Yang mereka puja tak lain hanya awan-awan dan pengaruh bintang. Saya kira mereka merupakan ancaman bagi kekaisaran ini." Orang-orang yang berkumpul di sana dalam bentuk lingkaran itu menganggukkan kepala.

Namun Yustinus tidak begitu cepat menyetujui. "Saya tidak begitu yakin akan hal itu," ia memberi komentar. "Mereka sangat tulus. Saya telah mendengar tentang orang-orang Kristen yang mengakui imannya walaupun mereka tahu akan dilemparkan ke dalam ketel yang berisi minyak yang mendidih demi keyakinannya."

Saturday, October 5, 2013

Ajaib, Dua Belas Pasang Iga Patah Dapat Bersatu Kembali!

Kesaksian, kecelakaan yang terjadi didepan mataku dan yang mengalaminya  adalah suamiku. Mobil yang menabrak suamiku dan dia terlindas oleh ban mobil membuat dia patah tulang rusuk. Kejadian ini membuat saya belajar beriman, untuk kesembuhan suamiku. Dari kesaksian ini kita dapat belajar bahwa, ada hal-hal yang Tuhan ijinkan itu terjadi, untuk membuat orang-orang yang kita sayangi itu bertobat. Kadang-kadang hal itu sangat menakutkan bagi kita karena itu antara hidup dan mati. Jawabannya apakah kita mau bersesarah dan percaya atau tidak.

Berjalan dengan suami di trotoar
Pukul 05.15 WIB, 6 November 1999, saya (Yeyen), suami saya (Achin), dan anak bungsu kami (Vincent), hendak ke Gambir. Waktu itu kami berencana bertemu ibu saya di Bandung sebab ia sakit kanker payudara dan akan dibawa ke sinshe. Baru saja kami keluar dari gang, tepatnya di jalan arteri Palmerah, Jakarta Barat, sebuah mobil boks dari arah belakang tiba-tiba menyambar tubuh saya. Saya pun terjatuh ke arah trotoar dan kaki saya terlindas ban mobil.

Thursday, October 3, 2013

Aku tetap bersyukur “suami dipanggil pulang”

Kesaksian yang dikirim ke @gmail kesaksian life, kisah seorang ibu yang tidak menyebut namanya, berusaha menghadapi suatu kejadian yang tidak diinginkan olehnya di tengah keluarga. Tetapi hal tersebut tidak membuat dia kecewa kepada Tuhan melainkan dia ingin menyelesaikan tugasnya sampai garis akhir.

Shalom...
Saya ingin membagikan kesaksian saya dimana dua bulan sudah suami yang saya kasihi dipanggil pulang oleh Bapa di surga yaitu tepatnya pada tanggal 26 Juli 2013. Hanya oleh kekuatan yang dari Tuhan saja saya mampu bertahan karena suami saya meninggal mendadak dan tidak ada keluhan sakit.

Tuhan Yang Memberi dan Memilihkan Pekerjaan Bagi Saya

Kesaksian ini menceritakan bagaimana mencari pekerjaan dengan kekuatan kita sendiri atau kita meminta pertolongan kepada Tuhan. Tetapi dari kesaksian ini kita bisa belajar bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan tetapi damai sejahtera. Salah satu kesaksian yang dikirim ke @gmail kesaksian life oleh saudara Nani Arifianti.

Bagi saudara-saudara sekalian yang sedang mempunyai pergumulan dalam mencari pekerjaan, saya ingin membagikan kesaksian mengenai pekerjaan Tuhan yang sangat luar biasa dalam hidup saya.