Selasa, 02 Agustus 2016

Bocah 6 Tahun Ini Ajak Kawanan Polisi Berdoa Bersama

Dengan Kesaksian ini dapat mengajar kita untuk menjadi berkat kepada orang lain. Ini cerita dari seorang anak kecil usianya yang masih begitu belia, Joshua Garza sudah tahu kondisi dunia yang semakin keras ini. Itu sebabnya anak yang berasal dari St Petersburg, Florida ini bertindak untuk melakukan sesuatu dan mencoba memulihkan dunia.

Menurut orang tuanya, Joshua bahkan memikirkan tentang kasus penembakan massal di klub malam Orlando, Florida yang menewaskan 40 orang dan melukai 53 orang lainnya spade bulan lalu. Kelly, sang ibu mengatakan bila putra kecilnya itu banyak dipengaruhi kejadian nahas tersebut dan dia berusaha mengatasinya dengan berdoa bagi keluarga dan para petugas kepolisian yang mempertaruhkan nyawa mereka demi melindungi masyarakat. “Dia tahu apa yang terjadi di dunia ini, dan dia tidak menyukainya,” kata Kelly, seperti dilansir Christian Today.

Kamis, 28 April 2016

Kesaksian Pribadi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Keluarga yang belum Percaya
Saya lahir di Gantung, desa Laskar Pelangi, di Belitung Timur, di dalam keluarga yang belum percaya kepada Tuhan. Beruntung sekali sejak kecil selalu di bawa ke Sekolah Minggu oleh Kakek saya. Meskipun demikian, karena orang tua saya bukan seorang Kristen, ketika beranjak dewasa saya jarang ke gereja.

Mama mendapat Mujizat
Saya melanjutkan SMA di Jakarta dan di sana mulai kembali ke gereja karena sekolah itu merupakan sebuah sekolah Kristen. Saat saya sudah menginjak pendidikan di Perguruan Tinggi, Mama yang sangat saya kasihi terserang penyakit gondok yang mengharuskan dioperasi. Saat itu saya walaupun sudah mulai pergi ke gereja, tapi masih suka bolos juga. Saya kemudian mengajak Mama ke gereja untuk di doakan, dan mujizat terjadi. Mama disembuhkan oleh-Nya! Itu merupakan titik balik kerohanian saya.

Minggu, 25 Oktober 2015

Kesaksian Rio dibawah ke Surga dan Neraka

Kesaksian Rio Firmansyah tinggal di Jakarta. Saya dahulu saya seorang beragama muslim dan sebagai seorang Islam saya menjalankan syari'at dan perintah-perintah-Nya. Saya selalu sholat 5 waktu dan tahajud tak pula lupa zakat dan fitrah dan puasa wajib dan puasa di bulan ramadhan. Semuanya saya menjalankan dengan setulus hati saya. Dari saya TK saya selalu diajari mengaji oleh orang tua saya. Saya sudah ditinggalkan oleh alm. papa saya di tahun 2007. Semua urusan rumah tangga dan anak-anaknya mama saya yang urus sampai besar-besar dan bersekolah sampai tinggi.

Selamat menyaksikan kesaksian saya. Tuhan memberkati.

Sabtu, 17 Oktober 2015

Hati-Hati Jalan Berlubang

Kalau ada lubang menganga di tengah jalan, anda tentu tidak akan cuek menabrak lubang tersebut melainkan menghindarinya. Jika anda pengendara motor, itu bisa sangat membahayakan nyawa atau menimbulkan cedera. Bagi yang pakai mobil mungkin tidak sampai separah itu, tapi tetap saja kaki-kakinya dan berbagai onderdil lain di kolong mobil bisa rusak. Ongkos memperbaikinya bisa menghabiskan uang yang tidak sedikit.

Saya yakin tidak ada seorangpun yang akan dengan sengaja mengarahkan kendaraannya ke lubang, apalagi kalau besar. Setidaknya kalaupun harus kena lubang, kendaraan akan dipelankan saat melintasinya. Tapi tetap saja ada korban dari jalanan yang dibiarkan berlubang-lubang, yang biasanya terjadi karena sang pengendara kurang hati-hati. Bisa jadi tengah melamun, atau kurang konsentrasi saat mengemudi, atau karena tidak fokus sambil mengerjakan hal lain.

Selasa, 13 Oktober 2015

Lama tidak memiliki bayi? Tuhan punya rencana

Kesaksian, pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mepunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman-teman dan sahabat-sahabat, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki-laki dan perempuan.Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki-laki. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki-laki nya.

Sabtu, 03 Oktober 2015

Mantan Presiden AS Tetap Melayani dengan usia sudah 90 tahun

Kesaksian, dalam keadaan sakit tetap melayani, ini yang dilakukan oleh seorang yang pernah menjadi Presiden Amerika. Biarlah dengan kesaksian ini dapat menjadi berkat buat kita, selamat membaca..?

Menderita kanker tetap melayani di rumah Tuhan
“Ketika berbeban berat, datanglah kepada Tuhan,” demikian Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Jimmy Carter menyampaikan pesan yang begitu kuat dan pribadi dari biasanya saat mengajar Sekolah Minggu di kota kelahirannya di Plains, Georgia. Untuk pertama kalinya pria berusia 90 tahun ini kembali memberikan pengajaran di gereja sejak didiagnosa menderita kanker, yang informasinya telah menyebar sampai ke bagian otak pada Kamis (20/8).