Sabtu, 03 November 2012

Kecanduan tehnologi dapat membunuh karir anda!

Dengan perkembangan tehnologi yang sangat pesat saat ini, bukan hanya pekerjaan bahkan kehidupan tidak dapat dipisahkan dari tehnologi. Begitu kuatnya perkembangan saat ini, sebagian orang mengalami yang namanya “kecanduan tehnologi.”

Kecanduan tehnologi saat ini sangat muda dilihat, mulai dari tidak dapat melepaskan perangkat smartphone barang sejenak, bekerja sambil mengirim pesan kingkat, bahkan selalu terhubung dengan social media kapanpun dan dimanapun. Bila akses tehnologi terputus seperti baterai habis, pulsa atau akses data habis, seorang yang kecanduan tehnologi merasa tidak nyaman.

Sayangnya, tehnologi yang dimaksudkan untuk membuat seseorang semakin efektif dan produktif saat ini malah banyak membuat para pekerja tidak produktif karena mengalami kesalahan kecanduan tehnologi.


Pekerjaan semakin lambat karena pikiran seorang karyawan menjadi multitasking antara pekerjaan dan panggilan pesan singkat atau status di social media. Bahkan saat rapat, banyak orang tidak bisa berfokus karena di tangannya smartphone-nya tetap memberikan panggilan sekalipun dalam mode diam (silent). Jika hal ini tidak dicermati, cepat atau lambat pasti produktivitas menurun. Untuk itu, sebelum karir anda di bunuh oleh smartphone ataupun social media, akan lebih baik melakukan evaluasi pribadi,

Tips ini dapat membantu anda dari kecanduan tehnologi:
a) Batasi dan atur waktu penggunaan smartphone ataupun akses ke akun social media anda.  Pastikan thenologi tidak menghalagi produktifitas anda dalam bekerja.
b) Hiduplah didalam dunia nyata, jika anda memposting sesuatu dissocial media atau blog anda, pastikan bahwa hal itu adalah sesuatu yang anda bersedia untuk mengumumkannya di  depan umum.
c) Lakukan diet digital, hal ini penting untuk jiwa anda. Lakukan ini sebagai detox sebagai ketergantungan tehnologi, dan nikmati saat-saat membangun hubungan dengan keluarga dan sahabat.
d) Saat tidur jauhkan segala perangkat tehnologi dari tempat tidur anda.
e) Pekalah kepada suara hati anda, jika nurani anda telah memperingatkan anda, lakukan tindakan secepat sebelum terlambat.

Ingatlah bahwa tehnologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia, bukan menyulitkan atau bahkan merusak. Pastikan anda bijaksana dalam menggunakan tehnologi.

Kumpulan Kisah Nyata:

1 komentar:

  1. Penyakit kecanduan teknologi sekarang ternyata bukan hanya melanda anak sekolah saja. bahkan para pegawai dan karyawan dimanapun juga ikut kecanduan. bahkan lebih banyak situs yang disambangi karena sudah familiar dengan teknologi.

    BalasHapus