Jumat, 05 Oktober 2012

Jatuh dari lantai 7, Masih Hidup


Nama saya Robert. Beberapa tahun yang lalu saya hidup dalam dosa, .. dan merokok, minum-minuman keras, dugem (ke klap-klap malam), dan pacar saya adalah seorang penari ! Saya tidak pernah pergi ke gereja atau membaca Alkitab dan tidak nyakin jika ada Tuhan. Saya tidak berpikir tentang Tuhan atau jiwa saya.

Suatu pagi saya baru saja menyelesaikan pekerjaan dan berbaring di tempat tidur. Ketika saya berbaring di situ saya mengalami kunjungan dari Tuhan Yesus Kristus. Kuasa Tuhan datang atas saya dan menyatakan dosa saya. Tuhan menyatakan kepada saya bahwa Alkitab itu benar dan merupakan perkataan Tuhan. Sehingga Roh Tuhan memberi kenyakinan ke dalam hati saya dan saya mulai menangis.


Saya mendengar suara yang berkata kepadaku, Apakah kamu percaya dalam Bapa, Anak dan roh Kudus ?

Saya menjawab: Ya!

Dengan melihat kejadian ini, saya bertobat dan mengalami keduanya pengampunan atas dosa-dosa dan damai sejahtera dalam hati saya. (Sebelum ini saya tidak pernah benar-benar mempunyai damai sejahtera dan sukacita sebelum ini).

Secara singkat setelah kunjungan saya, mengurai ke atas, saya jatuh dari jendela flat saya, dari lantai 7 di kompleks apartemen yang berlantai 16. 

Waktu  saya jatuh ke tanah dengan begitu cepat , saya langsung berteriak YESUS. Kemudian saya mendengar suara yang menjawab : Kamu diselamatkan. Saya percaya bahwa Tuhan melepaskan saya pada hari itu, karena saya telah jatuh di atas pinggir beton dan akibat terburuk jatuh  dari lantai 7 akan melumpuhkan saya selamanya atau menyebabkan kematian saya.

Saya tidak mendarat di atas beton tersebut tetapi di atas batas rumput, beberapa kaki jaraknya dari bangunan.

Sebuah surat kabar mengomentari kecelakaan ini: Seorang laki-laki hidup setelah jatuh dari lantai 7 ke rumput!

Tetapi saya tanpa luka, sehat dan baik. Hari ini saya berkotbah Injil Yesus Kristus, karena anugerah Tuhan telah ditumpahkan ke dalam hati saya. Saya juga bekerja sebagai perawat dan melihat orang-orang masuk ke rumah sakit mengantar pasien yang masih hidup tetapi pengantar pasien tersebut dengan sedih meninggalkan rumah sakit karena pasien sudah meninggal. Saya sedang membagikan kesaksian ini untuk mengingatkan Anda bahwa hidup ini seperti  uap. Alkitap mengatakan: Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu ? Hidupmu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (Yak 4: 14).

Meskipun demikian saya memberi tahu pentingnya Anda bertobat dan menyandarkan kehidupan Anda hanya kepada Yesus Kristus, silahkan melihat pada halaman: Bagaimana saya menerima Yesus Kristus, mendapatkan keselamatan dan lahir baru.

Kumpulan Kisah Nyata


Tidak ada komentar:

Posting Komentar