Senin, 03 Maret 2014

Misionaris Australia John Short di Deportasi dari Korea Utara

Sebagaimana diberitakan bulan lalu bahwa seorang misionaris Australia John Short ditahan di Korea Utara lantaran menyebarkan brosur yang berisi materi keagamaan. Kini, Korea Utara memutuskan untuk mendeportasi Short yang sudah berusia 75 tahun itu.

Negara aliran komunis ini memilih untuk mengusir Short dengan pertimbangan usia. Hal ini diputuskan setelah melakukan pengakuan bahwa dirinya terbukti telah melanggar undang-undang Korea Utara dan telah meminta maaf seperti yang diberitakan oleh kantor berita resmi Korea Utara, KCNA. "Short mengakui bahwa tindakannya itu kejahatan tak termaafkan, yang melanggar hukum kita," tulis KCNA.

Saat ini, Departemen Perdagangan Luar Negeri Australia tengah mengkonfirmasi kebenaran laporan tersebut. "Departemen ini menyadari laporan media bahwa John Short akan dideportasi dari Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK)".

Short ditangkap di sebuah hotel di Pyongyang pada 16 Februari 2014 lalu. Ia bekerja sebagai misionaris Kristen yang berbasis di Hong Kong. Ia berupaya menyebarkan traktat Alkitab di negara komunis yang dikenal tidak menjamin kebebasan beragama itu.


Martir orang kristen tahun 2013
Menurut survey tahunan yang dilakukan oleh Open Doors, tercatat jumlah umat Kristen yang meninggal secara martir bertambah dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Open Doors mencatat jika di tahun 2012, ada sebanyak 1,201 umat Kristen yang meninggal secara martir, maka tahun 2013 ada 2,132 korban martyr di seluruh dunia.

Open Doors dan kelompok Kristen lainnya mengatakan kasus kematian yang belum tercatat bisa sampai 8,000 korban.

"Ini adalah perkiraan minimal yang dilaporkan oleh media dan hanya itu yang bisa kami konfirmasi," kata Frans Veerman, kepala penelitian Open Doors.

Kelompok tersebut menempatkan Korea Utara sebagai negara paling berbahaya bagi umat Kristen, diikuti negara Somalia, Suriah, Irak, dan Afganistan.

Open Doors memperkirakan ada 50,000 – 70,000 umat Kristen yang saat ini menduduki camp penjara Korea Utara.

Kita berharap dan berdoa agar saudara seiman kita yang sedang berjuang untuk iman mereka semakin dikuatkan oleh Tuhan dan pengabaran Firman Allah semakin meluas hingga ke seluruh dunia.
Sumber: Jawaban.com

Kumpulan Kisah Nyata:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar