Jumat, 12 April 2013

Populasi orang percaya di China, selalu meningkat


Ketika umat Kristen di beberapa negara di dunia mengalami penganiayaan dan pelecehan dari kelompok mayoritas, umat Kristen di China kini boleh bernapas lega. Pasalnya, menurut para ahli ekonomi China, sekitar 5% populasi umat Kristen China bertambah dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti dari penelitian yang dilakukan the Pew Research Center yang menemukan jumlah umat Kristen kini lebih banyak dari partai Komunis yaitu sebesar 82 juta jiwa.

Lembaga penerbitan Amity Printing bersama dengan NGO China Christian Council (CCC), dan United Bible Societies (UBS) yang berpusat di Inggris kini bekerjasama dalam menyediakan pencetakan Alkitab.

Selama 2012 Peneribitan Amity telah mencetak 12 juta copy Alkitab dan Perjanjian Baru sehingga hal ini membuat percetakan ini menjadi terbesar di seluruh dunia. Setidaknya setiap tahun penerbitan ini telah menghasilkan Alkitab dalam 90 bahasa di seluruh dunia. Bob Fu, pendiri ChinaAid, sebuah lembaga amal Kristen yang berpusat di Amerika mengatakan bahwa penerbitan Amity tidak mampu mengejar pertumbuhan kenaikan populasi umat Kristen di China. 

Pertumbuhan kenaikan jumlah umat Kristen di China didukung oleh kerjasama dari pihak asing. Paul Hattaway, direktur Asia Harvest yang berpusat di Amerika mengatakan bahwa di China sedang dilanda kelaparan "Alkitab". Hal ini sangat berbeda pada tahun 1990-an dimana Alkitab yang dicetak hanya terbatas dan jumlahnya masih sedikit. Semoga penyebaran Injil ini tidak hanya terjadi di China namun juga ke negara-negara lain, khususnya ke Timur Tengah. Sumber: http://www.jawaban.com

Catatan:
Bagi teman-teman yang tidak suka membaca Alkitab, jangan sampai satu saat anda menyesal. Karena kalau kita memiliki Alkitab tetapi kita tidak pernah baca, hal itu berarti anda mulai berjalan dengan kekuatan anda sendiri tanpa meminta tolong kepada Tuhan. Alkitab salah satu cara Tuhan berbicara melalu Firman kepada kita.



2 komentar: