Minggu, 29 September 2013

Kesaksian Gadis Sunda

Saya adalah orang Sunda. Sebelum saya percaya saya sering menghina agama Kristen, waktu itu saya mengenal kekristenan ketika di sekolah  dasar. Saya sering menghina ajaran kekristenan, terutama soal makanan yang  disebut haram dalam agama saya dulu (Islam), tetapi sekarang makanan itu halal  untuk saya. Yang haram adalah perbuatan kita bila berbuat dosa. Keluarga saya  hampir semua anggotanya menyandang gelar haji. Sejak kecil, saya belajar tentang  agama saya dan menekuninya.

Saat di bangku sekolah
Saat di bangku SMP kelas 3, saya berteman dengan seorang yang beragama Kristen, namanya Juniana. Dia tidak mengenalkan Yesus, tetapi lewat kebaikan dan contoh hidup yang benar, dia mengajarkan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan. Ia "berbeda" dengan teman yang lain. Suatu hari di rumah saya, tanpa sengaja ketika kakak, adik, dan ibu saya sedang duduk-duduk, saya berkata kepada mama, "Ma, saya mau masuk Kristen ya?" Tetapi, Mama dan saudara-saudara saya menjawab dengan perkataan yang menyakitkan hati saya.

Ketika saya masuk SMA, saya bertemu teman yang namanya Ayana. Dia sangat baik dan banyak membantu saya. Ia meminjamkan Alkitab kepada saya, perasaan saya penasaran dan takut sekali. Alkitab tersebut saya baca di rumah sambil sembunyi-sembunyi, tetapi saya tetap tidak mengerti apa isi Alkitab tersebut. Pada saat saya berpisah dengan teman saya Ayana, hidup saya tidak terarah dan banyak masalah dalam keluarga yang membuat saya ingin mati saja. Sepanjang hidup saya, orang tua selalu membawa saya ke dukun atau tempat-tempat keramat. Setiap kali masalah datang dalam hidup dan keluarga saya, itu selalu dibawa kepada pak haji, peramal, atau dukun oleh orang tua saya, tetapi semua tidak berubah.

Mendapat Mimpi
Selama satu tahun, hidup saya terpuruk, tidak menentu arah dan tujuan. Dalam tidur, saya bermimpi bertemu dengan seseorang yang bersinar terang sekali dan Dia memegang tangan saya. Dia berkata, "Jangan takut, saya akan selalu mendampingimu dalam situasi apa pun." Lalu, saya bertanya pada pembantu saya, "Siapa orang dalam mimpi itu?" Pembantu saya bilang itu penunggu kuburan sebelah sana. Lalu, saya melupakan mimpi itu.

Suatu ketika, saya memutuskan untuk mengikuti sebuah kursus. Di tempat kursus, saya berteman dengan seorang Kristen yang taat. Saya sangat penasaran dengan sikapnya yang begitu mencintai Tuhannya. Lalu, saya menawarkan diri untuk ikut ke gereja. Tetapi pada waktu mengikuti ibadah, saya merasa bingung. Namun, ada sebuah lagu yang sangat menyentuh hati saya. Saya pun menangis tiada henti, saya merasakan kasih Tuhan yang sungguh luar biasa yang menyembuhkan luka batin saya. Setelah pulang dari gereja, orang tua saya bertanya, "Dari mana?" Saya selalu menjawab dari rumah teman atau jalan-jalan.

Dulu, ketika saya masih Muslim, setiap saya ulang tahun, mata saya selalu merah seperti segumpal darah. Tetapi semenjak saya mengenal Tuhan Yesus, semua kutuk penyakit itu hilang.

Menikah
Pada waktu saya memutuskan untuk bertunangan dengan pacar saya, orang tua saya tidak menyetujui pertunangan kami, mereka menghina kami. Tetapi, kami tetap melaksanakan pertunangan kami. Setelah beberapa bulan, kami memutuskan untuk menikah. Saya pun masuk agama Kristen dan dibaptis. Kemudian, saya mengatakan kepada orang tua saya bahwa saya sudah menikah, tetapi mereka mengusir saya. Ibu saya hampir membunuh saya dengan sebuah asbak besar yang dilemparkan ke kepala saya.

Kami menikah tanpa direstui oleh orang tua saya. Semua persiapan pernikahan kami atur sendiri. Dalam pesta pernikahan kami, orang tua saya mengancam akan mengacaukan dan melapor pada polisi, tetapi karena pertolongan Tuhan semua itu tidak terjadi. Hanya adik yang paling kecil, kakak, sepupu, dan dua kakak dari ibu yang datang, kami memakai wali sebagai pengganti orang tua saya. Orang tua saya tidak datang karena mereka malu. Pada saat acara berlangsung, hati saya dikuatkan oleh Tuhan.

Takut berbuat dosa
Kini saya lahir baru. Dulu, kebohongan adalah hal yang biasa, tetapi sekarang saya tidak mau berbuat dosa karena saya sudah ditebus dengan darah yang mahal. Darah Tuhan Yesus yang mati di kayu salib untuk menghapus dosa-dosa semua umat manusia. Di dalam-Nya, saya merasakan kedamaian dan sukacita.

Dulu, ketika saya masuk Kristen, orang tua, saudara, teman, masyarakat menjauhi saya, mereka menyebut saya kafir. Hati saya menjerit, saya ingin berteriak kepada mereka bahwa ini adalah hidup yang sesungguhnya, yaitu mengenal Tuhan Yesus yang membawa saya ke jalan yang benar. Orang tua saya bercerai dan mereka masing-masing menikah lagi. Hidup mereka tak berarah dan bertujuan. Orang tua saya begitu membanggakan status haji mereka. Mereka hidup selalu memikirkan harta, tetapi dalam Yesus semua itu adalah kesia-siaan dan Yesus memelihara saya. Sumber: Sabda.com

Kumpulan Kisah Nyata:

15 komentar:

  1. Bagi Tuhan tak ada yangmustahil
    bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
    tetaplah berdoa bagi keluargamu karena kekuatan doa itu luar biasa
    biarkan Tuhan yang bekerja dengan caranya agar keluargamu bisa diselamatkan. Jangan jadikan pandangan orang sebagai batu sandungan, karena kamu begitu berharga dan hargamu sdh dibayar lunas di kayu salib. Bagi orang yg tidak mengerti pasti akan mengartikannya secara hurufiah, satu ayat yang menguatkan saya, karena hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Di atas semuanya itu tetaplah jadikan Tuhan sebagai nahkoda hidupmu

    BalasHapus
  2. Wah Mata Hati Anda sudah sangat dibutakan.. hati anda terlalu menuntut kedamaian...
    Seharusnya yang Anda pelajari adlah ilmu ikhlas..
    Islam adalah agama ikhlas.. dan ikhlas itu lah memebawa orang kapada kebahagian, bermanfaat bagi orang lain dan pada akhirny membawa kesurga...
    Tetapi ini sudah kehendak Allah, jika Anda akan menjadi lafir... dan menjadi salah satu orang yg tidak beruntung..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Segala sesuatu kalo tidak dibuktikan pada diri sendiri... Pasti tidak percaya. Maka utk membuktikan nya klo kmu mau ya cobalah berdoa pada yesus.. Klo kmu ada masalah apapun jg.jgn taqut menjadi kristen... Krn yesus tidak memaksa anda ...krn yesus mencintai umat manusia .tq

      Hapus
    2. @anu:..ciyuuusss..mi apaaa...??

      Hapus
  3. kesalahan itu dtg dr diri sendiri , sdh tau lemah iman bergaul sama org yg tak seiman. itu salah pergaulan namanya !
    ada kalimat yg ganjil "Dulu, ketika saya masih Muslim, setiap saya ulang tahun, mata saya selalu merah seperti segumpal darah. Tetapi semenjak saya mengenal Tuhan Yesus, semua kutuk penyakit itu hilang" , apa hubungan ulang tahun dgn mata merah ..? ceritanya gk logis ..

    BalasHapus
  4. Isa Almasih memang juruselamat ....Nabi Muhammad tidak tahu nasibnya sendriri..baca di alquran Qs 46 al ahqoof 9.. Qul, maa kuntu bid'am minar rusuli, wa maa adrii maa yuf' alu biu, wa laa bikum. In atta bi'u illa maa yuu haa illayya, wa maa ana illa nadzirum mubiin.. Artinya Katakanlah, aku bukanlah rasul yang pertama diutus yang diantara rasul-rasul. Dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku, Dan tidak pula terhadapmu, aku hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku. Dan hanya seorang pemberi peringatan yg menjelaskan

    BalasHapus
  5. Pertama kali saya membaca ini saya merasa kasihan dan sedih. mengapa, karena tertutupnya hati orang yang berpindah agama terutama dari islam. Hidup di dunia hanyalah sementara sedangkan akhirat itu selamanya. selama hidup, fikirkanlah apa yang telah dikorbankan orang tua dari kecil sampai saat ini.tidakkah kebahagiaan orang tua itu kebahagiaan akhirat nantinya! kemurkaan orang tua adalah neraka hukumannya. jangan biarkan ego sendiri yang digoyangkan dengan lemahnya iman sehingga sulit menentukan tujuan hidup. sebenarnya di islam itu sendiri terdapat 2 kunci akhirat yaitu Sholat dan Alquran. Sholat sebagai tiang agama dan Alquran sebagai penuntun hidup. Dan hal terpenting di agama islam, islam tidak pernah ikut mencampuri agama lain. kebenaran agama lain itu di bahas di Alquran, dengan sebaik-baiknya orang jika membaca. Terakhir, janganlah merendahkan atau menyalahkan dan memerangi agama lain yang ada karena islam tidak mengajarkan begitu, karena jelas tertulis " agamaku agamku, agamamu agamu"jadi urusalah agama masing-masing. Iqro "bacalah" jika menemukan kebuntuhan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Iya saya kasihan.... mengapa hanya dia yang mengenal anugerah Tuhan Yesus, mengapa tidak anda juga dan seluruh saudaranya.
      Saya berdoa untuk anda dan saudara-saudaranya, kiranya Tuhan Yesus menjamah anda, sehingga anda tahu, tidak ada guna nya mempercayai Tuhan yang dianggap tidak dapat menjaga keaslian dan ke abadian firmannya, krn Awloh (Alloh) berbeda dengan Yahwe.
      Percayalah saudara Yesus putra Yahwe mengasihi saudara dan Yesus menggenapi Firman Yahwe.
      Injil tidak pernah mengatakan Firman dalam perjanjian lama yang firmankan kepada para nabi itu salah, tetapi injil membawa perjanjian baru, perjanjian keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Amin
      Note : Islam menganggap kitab-kitab (firman) dari tuhan salah, jadi perlu disempurnakan, yang mana yang perlu disempurnakan bro, masa anda percaya sama tuhan yang ga sempurna.

      Hapus
  6. Pertama kali saya membaca ini saya merasa kasihan dan sedih. mengapa, karena tertutupnya hati orang yang berpindah agama terutama dari islam. Hidup di dunia hanyalah sementara sedangkan akhirat itu selamanya. selama hidup, fikirkanlah apa yang telah dikorbankan orang tua dari kecil sampai saat ini.tidakkah kebahagiaan orang tua itu kebahagiaan akhirat nantinya! kemurkaan orang tua adalah neraka hukumannya. jangan biarkan ego sendiri yang digoyangkan dengan lemahnya iman sehingga sulit menentukan tujuan hidup. sebenarnya di islam itu sendiri terdapat 2 kunci akhirat yaitu Sholat dan Alquran. Sholat sebagai tiang agama dan Alquran sebagai penuntun hidup. Dan hal terpenting di agama islam, islam tidak pernah ikut mencampuri agama lain. kebenaran agama lain itu di bahas di Alquran, dengan sebaik-baiknya orang jika membaca. Terakhir, janganlah merendahkan atau menyalahkan dan memerangi agama lain yang ada karena islam tidak mengajarkan begitu, karena jelas tertulis " agamaku agamku, agamamu agamu"jadi urusalah agama masing-masing. Iqro "bacalah" jika menemukan kebuntuhan.

    BalasHapus
  7. Puji TUHAN, setiap orang yang dipakai TUHAN utk keselamatannya meskipun sebelumnya tdk percaya Yesus akan menjadi Percaya dan mengakui Yesus adalah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Demikianpun yg sudah percaya kepada Yesus. Sungguh Yesus Mengasihi manusia dan dunia, siapapun dia. Yang percaya dan mau bertobat akan diselamatkan-Nya. Amiin.

    BalasHapus
  8. Naif,dalam agama apapun bohong adalah dosa.Yesus seumur hidupnya tidak pernah makan makanan yang diharamkan sejak zaman Nabi Musa, cerita penglihatan terhadap Petrus di Perjanjian Baru yang terlalu jauh.Penglihatan itu krn Petrus hanya mau berkhutbah untuk sesama orang Israel/Yahudi saja,karena dianggapnya suku bangsa lain haram mendapat kabar baik.

    BalasHapus