Senin, 20 Februari 2012

Kesaksian Nur Laila

Nama saya Nur Laila. Saya adalah seorang Muslimah yang telah mengikut dan mentaati segala-gala yang telah diajari oleh ibu-bapa saya, terutamanya dalam hal-hal iman dan keislaman. Tetapi walaupun begitu, semakin saya lebih membesar, hati dan jiwa saya masih kekosongan sahaja walaupun saya telah mencari jawapan soalan-soalan kehidupan dari agama Islam serta ajaran-ajarannya.

Pada satu hari, saya telah terjumpa dengan jawapan serta penyelesaian kepada segala keruncingan dan keresahan rohani di dalam jiwa dan hati saya. Sejak waktu itu, saya telah dapat mengenalNya lebih mendalam lagi, hari demi hari.


Saya dilahirkan dalam keluarga Islam. Ibu dan bapa saya adalah pengikut Islam yang cukup warak dan bertakwa. Datuk saya telah mengajar saya mengaji al-Quran sejak saya berumur empat tahun sampai saya mencecah tujuh tahun. Sebagai seorang Muslimah yang bertaqwa, saya menunaikan ibadat solat saya lima kali sehari dan telaah pengajian Islam dari jam 6 petang sampai 8.30 malam setiap hari Sabtu ke Khamis.

Sesudah selesainya pembelajaran di sekolah menengah, pendidikan saya dilanjutkan lagi di institut pengajian tinggi (IPT) di mana saya telah belajar pendidikan biasa dan juga pendidikan Islam. Saya telah mempelajari begitu banyak tentang agama Islam, serta mendalami ilmu-ilmunya dengan cukup mantap, walau pun begitu, Islam tidak mampu menenangkan jiwa saya atau menghasilkan kehidupan yang bermakna atau pun menjadi panduan hidup bagi saya secara serius. Keadaan dalam hati dan jiwa saya masih lagi kosong dan gelisah sahaja dan saya tidak pernah menikmati apa yang difahami sebagai kasih-sayang Tuhan Allah agama Islam itu!

Setelah mendalami telahaan dan pengajian agama Islam, saya dapati bahawa seolah-olah kasih-sayang Allah itu bukanlah kasih sayang Tuhan yang sebenar atau kesayangan yang sesungguhnya. Lebih-lebih lagi, kasih sayang Allah agama Islam adalah amat terbatas dan bersyarat sekali; saya terpaksa melakukan segala macam hal dan peraturan supaya saya melayakkan diri untuk dapat mengalami kasih-sayang-Nya, yaitu 'irrahman dan arrahim-Nya'! Saya tidak menimbulkan soalan-soalan seperti ini kepada orangtua saya kerana mereka menganggapi pertanyaan seperti itu adalah 'dosa besar'!

Pada suatu hari, sesudah saya menunaikan ibadah solat saya kepada Allah, saya telah menangis dan rasa haru menyelubungi saya oleh kerana saya tidak dapat mengenal atau merasa apakah itu kasih dan sayang Allah swt itu! Tidak lama kemudian, saya telah membuka radio saya dan kebetulan sekali, tepat pada saat itu merupakan siaran steyen radio Kristian. Seorang wanita Kristian sedang membaca daripada Kitab Suci Injil, Matius fasal 11 ayat 28, yang berbunyi :
'Sayidina Isa berkata: "Marilah kepada-Ku, hai kamu semua yang lelah dan menanggung beban berat, Aku akan memberikan kelegaan bagimu."'
Saya telah berfikir pada diri saya : "Siapakah Sayidina Isa ini, yang mampu dan sanggup menganugerahkan kelegaan kepada umat manusia yang berbeban berat? Saya masih ingat mengatakan kepadaNya, "Kalau Engkau sungguhnya Ilahi, dan Sayidina Isa yang sebenarnya telah menyatakan seperti itu, tolonglah, biarlah saya mengenal Engkau!"

Pada Tahun Pertama saya di Universiti, saya dijemput ke satu keramaian oleh teman-teman saya. Kebanyakan mereka di situ adalah orang beragama Kristian. Saya telah mendengar cerita tentang Sayidina Isa Al-Masih sekali lagi. Satu ungkapan yang cukup unik telah menarik perhatian saya, yakni: "Sayidina Isa mengasihi anda." Saya teringat pada masa yang lalu, di mana pencarian saya bagi kebenaran kasih-sayang Allah swt adalah hampa sahaja. Jadi pada saat itu, saya teringin untuk kenali siapakah Sayidina Isa itu sebenarnya kerana jika Dia sesungguhnya mengasihi saya, saya akan menjadi pengikutNya yang setia! Oleh sebab itulah, saya telah berkata kepada Sayidina Isa : "Sayidina Isa Al-Masih, jika sesungguhnya Engkau ilahi, dan mengasihi saya, izinkanlah saya mengenal Engkau!"

Dua malam kemudian, sambil tidur saya telah bermimpi. Mimpi saya itu tampakkan satu cahaya yang sangat indah di depan pintu rumah saya! Saya ingin menjamah cahaya itu, tetapi kaki saya tersangkut kepada lantai pula! Pada waktu yang sama, terdengar suara ibu saya :"Jangan mendekati cahaya itu." Saya telah terjaga dengan tiba-tiba dalam keadaan berpeluh. Saya kurang faham apakah maksud cahaya indah itu dan menceritakannya kepada teman Kristian saya tentang mimpi saya dan dia menjelaskan bahawa saya harus menelaah Kitab Injil untuk mendapati jawapannya. Dan jawapannya terdapat di dalam nas Injil, Yahya fasal ayat 5:
"Selagi Aku ada di dunia ini, AKULAH TERANG DUNIA."
Begitulah bunyinya kata-kata Sayidina Isa dan sesungguhnya Baginda adalah terang dunia. Saya menginsafi pada saat itu juga Baginda inginkan saya sedar dan mengakui bahawa Dialah satu-satunya Terang Duniadan saya harus mengikuti jalan Baginda! Sejak mimpi saya itu, saya telah membaca, mengkaji dan menelaah kitab Perjanjian Baru dalam Kitab Suci Injil pada setiap hari. Semakin saya mendalami ilmu pengetahuan saya dalam Sayidina Isa Al-Masih dan menginsafi siapakah Baginda sebenarnya, semakin jelas sekali bahwa konsep Isa Al-Masih di dalam Islam dan al-Quran amatlah dangkal sekali!

Saya telah menyerahkan segala jiwa dan kehidupan saya ke dalam genggaman Sayidina Isa! Saya juga telah khuatir akan perhubungan saya dengan keluarga saya kerana mereka adalah Muslim; dan saya, sebagai seorang pengikut Sayidina Rabbani isa Al-Masih mungkin akan menganiayai saya. Walau bagaimanapun, Tuhan Allah telah memberkati hikmat-Nya kepada saya untuk bertahan segala macam rintangan dan cabaran. Jikalau iman saya tidak tabah, keluarga saya tidak akan dapat mengenali Tuhan dan Allah yang sebenar. .

Kemudian, Tuhan menganugerahkan saya mimpi-mimpi yang telah menjadi nyata! Walau pun bahasa ibunda saya bahasa Melayu, saya juga fasih dalam bahasa Thai. Satu daripada mimpi tersebut melibatkan keluarga sahabat saya yang mana ibu-bapanya mempelajari bahasa Thai daripada saya. Di dalam mimpi saya itu, mereka berada di atas sebuah bukit dan keadaan di sana sangatlah kering. Mereka kelihatan sangat letih dan tiba-tiba anak lelaki bongsu mereka telah jatuh tergelincir ke dalam lembah di bawah bukit itu. Mereka sangat gelisah tentang anak mereka itu dan menangis bersedu-sedu kerana keadaannya. Pada saat itu, saya pun telah tiba-tiba terjaga dari tidur dan sedari bahawa Tuhan Allah inginkan saya mendoakan bagi keselamatan keluarga di dalam mimpi saya itu. Dua hari kemudian, seorang teman memberitahu saya bahwa keluarga ini sedang berada di dalam hospital dan anak lelaki bongsu mereka juga dimasuki ke hospital dalam keadaan yang serius.

Syukur Alhamdulillah! Setelah saya mendoakan untuk mereka serta untuk pemulihan mereka sekeluarga, di dalam nama Sayidina Isa Al-Masih, mereka semua telah sembuh dan kesihatan mereka sudah pulih kembali seperti biasa 100 peratus! Mimpi-mimpi dari Allah seperti inilah telah menolong saya mengukuhkan iman saya di dalam Allah serta di dalam Jalan-Nya yang benar - yakni Sayidina Rabbani Isa sendiri, yang telah menyatakan :
"Akulah JALAN, KEBENARAN dan HIDUP. Tidak seorang pun datang kepada Tuhan Allah kecuali melalui Aku."

Yahya 14 ayat 6.
Dua tahun kemudian sesudah peristiwa mimpi tersebut, saya telah memeluk ajaran Injil serta menerima Sayidina Isa Al-Masih sebagai penebus dosa saya dan juga sebagai Rabbi dan Tuhan saya sendiri! Saya juga telah menjelaskan kepada ibu saya sebab-sebab mengapa saya membuat keputusan tersebut. Seperti biasa, dia menganggap bahwa saya melakukan sesuatu yang 'kurang bijak', akan tetapi, saya memberitahukan kepadanya bahawa saya telah mengenal Tuhan Allah yang sesungguhnya hakiki dan benar. Orangtua saya kurang senang dengan keputusan saya untuk menjadi seorang pengikut Sayidina Isa Al-Masih. Inilah reaksi yang lazim bagi ramai umat Islam khasnya apabila mereka cuba menangani orang Islam yang telah menolak ajaran Islam dan ingin menjadi pengikut Sayidina Isa yang sejati walaupun atas sebab-sebab yang cukup wajar! Walaupun begitu, sebagai seorang yang sudah dewasa, mereka sedar bahwa keputusan saya ini harus dihormati oleh semua phak.Saya telah pun serahkan keluarga saya yang tersayang ke dalam tangan Allah swt, dan saya yakin mereka juga akan menginsafi siapakah Tuhan Allah yang sebenarnya serta memeluknya dengan sebulat hati.

Kumpulan Kisah Nyata:

23 komentar:

  1. kesaksian yg sangat tidak masuk akal,,,,,,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saudara Ahmad. D. Karomalloh/ Yesus mengasihi anda: anda mengatakan tdk masuk akal, krn anda sendiri blm mendalami keyakinan anda sendiri. percayalah, Alqur'an akan menunjukkan jln, kebenaran dan hidup kpd anda,suatu saat. Aleluia.

      Hapus
    2. @ Ahmad
      MENGAPA MUSLIM SERING TIDAK MAU/ BISA PERCAYA MUJIZAT atau KESAKSIAN ?
      1. Sebab mereka tidak pernah mendengar nabi dan awloh mereka membuat mujizat, apalagi mengalaminya dalam kehidupan mereka ! TIDAK PERNAH !

      2.Karena nabi mereka TIDAK MAMPU membuat mujizat , maka mereka sering mengarang / merekayasa kisah perbuatan mujizat nabi mereka, bahkan merampok kisah2 mujizat-2 Yesus dari Alkitab , lalu di claim mereka sebagai mujizat nabi mereka.
      Oleh karena itulah maka mereka berpikir/ menganggap, bahwa orang Kristen juga merekayasa mujizat2/ kesaksian2 tsb sebagaimana / SEPERTI YANG MEREKA BIASA DAN SELALU LAKUKAN

      Hapus
    3. @ Ahmad
      Tambahan lagi , kalian muslim tidak pernah mendengar dan alami ada yg didatangi muhamad yg tubuhnya bercahaya terang seperti Yesus, sehingga kamu tidak dan sulit percaya kesaksian diatas.
      Tetapi itu semua BUKAN ALASAN utk kamu tidak percaya !

      BERBAHAGIALAH mereka yg percaya kpd kebenaran dan tidak percaya kpd DUSTA

      Tetapi kamu , Ahmad TERBALIK, kamu LEBIH PERCAYA kpd DUSTA dr pd kpd KEBENARAN .
      TAHU kah kamu kenapa ?
      Karena iblis telah memutar balik mata dan hati mu, serta membutakan mu sehingga penglihatan mu selalu TERBALIK !

      Hapus
    4. Tdk masuk akal,kenapa masih dibaca.Tp setidaknya anda telah membacanya.Jesus memberkati

      Hapus
  2. memang akal tidak akan pernah bisa menjangkau perbuatan Tuhan karena akal kita terbatas sesuai dgn status kita hanya manusia..kesaksian spt ini hanya bisa diterima dgn iman...karena kenyataannya yg bersangkutan sekarang sdh menerima isa sbg juruselamatnya

    BalasHapus
  3. pendapat yng bagus..! memang itu bersangkutan dengan Tuhan. ngapain juga di karang2. apa untung nya..! hanya membuat dosa bagi diri nya di hadapan Tuhan, sebagai manusia biasa yng tak kekal. bagi yng membaca itulah Tugas mu sebagai manusia, pertanyakanlah kepada Tuhan lewat doa. jadikanlah itu beban doa mu, jika kau menolak dan mulai menghujat sadarlah kau sedang di kerjai oleh roh penyesat,Satan. carilah kebenaran TUHAN..? bukan sibuk berbuat dosa..! carilah hal-hal yng kekal-sorgawi ketimbang dunia yang fana.

    BalasHapus
  4. Banyak AGAMA di dunia ini tapi hanya satu Jalan keselamatan dan hidup yng kekal yaitu KRISTUS YESUS.

    "Akulah JALAN, KEBENARAN dan HIDUP. Tidak seorang pun datang kepada Tuhan Allah kecuali melalui Aku."

    Yahya 14 ayat 6.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Blm tntu menurut orang lain seperti itu

      Hapus
  5. Yesus ku luar biasa :)

    BalasHapus
  6. buat saudara2ku yang belum menerima yesus , butuh berapa ratus juta lagi kesaksian untuk membuktikan yesus kristus adalah tuhan . jangan keraskan hatimu carilah tuhan yang benar2 hidup . ajaran2 yang tuhan yesus ajarakan adalah hukum cinta kasih . YESUS sendiri berkata akulah jalan dan kebenaran dan kehidupan .......

    BalasHapus
  7. keimanan paling tipis pindah agama karena mimpi......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ha...bukan persoalan iman dan tipis,pindah agama atau apapun....saudara kindle...tapi pencarian kebenran.....Musuh Allah dan manusia adalah "Iblis"" iblis mau kita keneraka selamanya.....itulah yang terjadi kepada adam jatuh kedalam dosa dan dibuang ketaman eden......Upah dosa adalah maut = neraka gak peduli dosa besar kecil.....yang menjamin kita kesorga hanya Tuhan Yesus...."Aku (artinya Yesus ) adalah kebenaran dan hidup,tidak ada sampai kepada ALLah Bapa ( ALLAH SORGAWI ) kalau tidak melalui AKU (Yesus ).....mungkin saudara belum puas bertanya atau apa Tanya dan berdoalah sungguh sama Tuhan Yesus...Firmannya berkata DIa Allah yang hidup gak berubagh dulu,sekarang dan selamnya.....Yesus maha pengasih......cobalah ...hidup ini hanya sekali.....Aku berdoa Yesus menjamahmu......GBU

      Hapus
    2. @ kindle
      Bacalah comment ku diatas

      Hapus
    3. @ Kindle
      Bukan karena iman Nur Laila tipis, melainkan karena dia peka akan suara dan petunjuk Tuhan

      Sebaliknya kamu duableg ,sok tahu, sok pintar , sok yakin akan kebenaranmu/ GR !
      Rendahkanlah hatimu , dan carilah Kebenaran sejati didalam Kristus !

      Hapus
  8. Shalom saudara-saudari terkasih,
    Saya ingin sharing suatu pemikiran logis yang diajarkan oleh guru kita saat SD yaitu anonim atau lawan kata. Hal ini tentu bukan hal yang asing untuk semua yang
    pernah bersekolah bahkan untuk yang tidak bersekolah sekali pun saya yakin pasti mengerti akan hal ini. Sebagai contoh:

    SIANG VS MALAM
    TERANG VS GELAP
    KASIH VS BENCI
    KEBAIKAN VS KEJAHATAN
    KEBENARAN VS DUSTA
    HIDUP VS MATI
    KEKAL VS BINASA
    TUHAN VS IBLIS
    YESUS KRISTUS VS ANTI KRISTUS
    GEREJA VS GEREJA SETAN


    Jika kita mengacu akan pemikiran sederhana di atas, dapat kita simpulkan:
    ANTI KRIS (DAJJAL)= IBLIS adalah lawan dari kata Tuhan, maka Tuhan = Yesus Kristus

    hal di atas coba dipikirkan baik-baik karena hal ini hanya pola pikir sederhana yang Tuhan berikan kepada semua umat manusia. Tidak mengacu kepada ayat ataupun kitab manapun. Dengan pola pikir sederhana saja kita Sudah bisa mengetahui kebenarannya. Mengapa Iblis begitu membenci Yesus Kristus? Kenapa diantara semua kepercayaan iblis harus membuat antikristus? Membuat gereja setan dan bukan tempat ibadat yang lain? Karena iblis tahu kebenarannya, siapa yang harus dilawannya. Secara tidak langsung dia mengakui bahwa Yesus Kristus ialah Tuhan karena dia menjadikannya lawan. Iblis menginginkan semua orang masuk neraka karena itu dia menutupi kebenaran bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang rela turun ke dunia, menjadi manusia, mati untuk menebus dosa umat manusia, turun dalam kerajaan maut dan bangkit pada hari yang ketiga, naik ke surga dan menyiapkan tempat bagi semua yang percaya kepadanya
    semoga hal ini dapat membuat semua mata yang membaca sharing saya ini. Tuhan Yesus mengasihi saudara

    ayat pendukung
    Yohanes 8:12
    Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak. Katanya “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup”.

    Yohanes 14:6
    Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui aku

    God Bless You all

    BalasHapus
  9. Syallom, Please Like https://www.facebook.com/AkuMauCintaYesusSelamanya

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. udah ga heran..komen2 orang2 yg skeptis mengenai tuhan mereka : imannya tipis, kesaksian yg sangat tidak masuk akal dll. ketahuilah..Tuhan anda jika memang maha mendengar & penyayang & maha2 lainya..pasti mau menolong umatnya, lha ini nongol keq sekalipun ga pernah. kisah ini menunjukan bukti Tuhan Yesus adalah Tuhan yg hidup & rela mati demi dosa umat manusia. ingat saudara2 ..NERAKA itu nyata, carilah Tuhan yg sesungguhnya saat anda masih di dunia, setelah anda meninggal tidak bisa lagi menyesal karena anda akan abadi di neraka!

    BalasHapus
  12. HALELUYAHH....agama tidak akan menyelamatkan tetapi iman lah yang akan menyelamatkan kita nah itu berari iman anda bergantung kpada siapa? saudara2 ku yg muslim anda salah mengartikan isi alkitab karena yg menjadi acuan alquran adalah injil barnabas saudara.nah injil barnabas itu ada ratusan taun setelah alkitab yg asli d turun kan..mak itu jka saudara ingin tau kisah yesus sebenar nya baca injil jangan takut untuk baca injil ingat kita kesorga bukan rombongan tetapi sendiri2 ,saudaraku .gbu,

    BalasHapus
  13. Nabi Isa soulmatenya Nabi Muhammad titik,masuk syurga hidayah Alloh.

    BalasHapus
  14. beda pendapat silahkan tapi jangan sampe berpecah belah karena Alloh SWT adalah pengasih dan penyayang.

    BalasHapus