Senin, 20 Februari 2012

Mukendi, Mantan Dukun Terkenal di Afrika

Kesaksian - Mukendi, Mantan Dukun Terkenal di Afrika
Mukendi adalah mantan dukun yang terkenal di Afrika yang hidupnya sekarang dipulihkan oleh TUHAN YESUS (Isa Almasih)

Syalom...

Tulisan ini mengisahkan kesaksian hidup seorang dukun terkenal yang mengalami perubahan hidup secara total setelah mengenal TUHAN YESUS KRISTUS (Isa Almasih)..

Perjalanan hidup Beliau ini dari awal pembabitannya dalam dunia kedukunan, kebenaran yang terlindung disebalik dunia misteri ilmu hitam dan bagaimana mereka manjalankan peranan mereka dalam bidang tersebut. Hal ini ditulis agar segala rahasia dunia kegelapan dapat kita lihat dengan jelas dan agar kita selalu tetap bersandar kepada satu nama yaitu TUHAN YESUS KRISTUS (Isa Almasih)...

Bagi saudara yang akan membaca kisah ini, siapkan hati anda karena kini saudara akan melangkah masuk ke dalam dunia yang tidak pernah saudara bayangkan di dalam pikiran saudara.

Untuk itu, saya sarankan sebelum saudara membaca kesaksian ini usahakan berdoa terlebih dahulu, karena di sini akan membahas kesaksiannya secara lengkap tentang ilmu hitam dan perjalanan seorang yang bernama Mukendi yang adalah mantan dukun yang terkenal di Afrika.....
inilah kesaksian Mukendi seorang mantan dukun yang terkenal di Afrika , mari kita simak sama-sama ya :

Kesaksian Nur Laila

Nama saya Nur Laila. Saya adalah seorang Muslimah yang telah mengikut dan mentaati segala-gala yang telah diajari oleh ibu-bapa saya, terutamanya dalam hal-hal iman dan keislaman. Tetapi walaupun begitu, semakin saya lebih membesar, hati dan jiwa saya masih kekosongan sahaja walaupun saya telah mencari jawapan soalan-soalan kehidupan dari agama Islam serta ajaran-ajarannya.

Pada satu hari, saya telah terjumpa dengan jawapan serta penyelesaian kepada segala keruncingan dan keresahan rohani di dalam jiwa dan hati saya. Sejak waktu itu, saya telah dapat mengenalNya lebih mendalam lagi, hari demi hari.

Saya dilahirkan dalam keluarga Islam. Ibu dan bapa saya adalah pengikut Islam yang cukup warak dan bertakwa. Datuk saya telah mengajar saya mengaji al-Quran sejak saya berumur empat tahun sampai saya mencecah tujuh tahun. Sebagai seorang Muslimah yang bertaqwa, saya menunaikan ibadat solat saya lima kali sehari dan telaah pengajian Islam dari jam 6 petang sampai 8.30 malam setiap hari Sabtu ke Khamis.

Pemuja Setan


Pada waktu itu aku bertugas di UGD (Unit Gawat Darurat). Seorang pria berusia 35 tahun, bernama Bob, dibawa masuk ke UGD dari sebuah rumah sakit yang lebih kecil di luar kota. Disana dia telah dirawat selama 1 minggu. Dia tiba-tiba merasa sakit dan demam tinggi. Dokter-dokternya tidak dapat menemukan penyebabnya. Saat aku memeriksanya ketika dia dibawa masuk, aku tidak dapat menemukan penyebab penyakitnya juga, namun kelihatan jelas bahwa Bob amat sakit. Saat kami mulai mengadakan tes, dan meminta spesialis lain memeriksanya juga, aku mulai berdoa sungguh-sungguh kepada Tuhan dan memintaNya untukmenunjukkan kepadaku apa yang sesungguhnya telah terjadi dengan pasien ini.
Keesokan harinya, tiba-tiba dia melompat dari tempat tidurnya sambil berkata bahwa dia akan meninggalkan rumah sakit saat ini juga, sebab jika tidak, dia akan dibunuh. Tidak ada yang bisa mencegahnya. Akhirnya, dokter pribadinya menyuruh Bob untuk ditahan selama 72 jam di rumah sakit. Ketika perintah itu dilaksanakan, tiba-tiba Bob melompat dan berbaring di tempat tidur sambil menatap ke atas (langit-langit) dan berbicara secara tidak jelas. Tidak bereaksi juga terhadap berbagai macam rangsangan. Dia tetap dalam kondisi seperti itu selama 2 hari lebih dan kondisi fisiknya pun makin menurun.

Akhirnya pada hari ke-3 ketika aku mau masuk kerja pada waktu pagi, Tuhan berkata kepadaku, bahwa Bob sebenarnya adalah seorang “pendeta kepala” (Kelompok Pemuja Setan/Gereja Setan) di sebuah kota yang berdekatan. Penyakitnya adalah dari iblis, sebagai hukuman baginya, karena Bob telah menjengkelkan iblis dalam sesuatu hal. Bob ingin meninggalkan rumah sakit pada waktu lalu sebenarnya adalah karena dia telah berhadapan dengan kuasa iblis yang telah “dikirim” oleh seorang pendeta kepala juga yang bernama Daud. Daud juga adalah seorang dokter di Memorial Hospital. Bob tahu hal itu bahwa dalam kondisinya yang lemah ini, dia tidak mempunyai kesempatan untuk melawan Daud. Kemudian Tuhan berkata kepadaku untuk pergi dan mengikat setan-setan yang bernama Mind Binding (Pengikat Pikiran) dan Confusion (Kebingungan), lalu mengatakan kepada Bob bahwa aku tahu tahu siapa dia sebenarnya dan apakah yang sedang terjadi, serta mengabarkan injil kepadanya.

"Kesaksian" mantan peramal dan ahli Hong Sui


Jong Khim Long / Tjuk Lin Tse / Yusuf
Nama asli saya adalah Tjong Khim Long/ Tjuk Lin Tse alias Yusuf. Tjuk Lin Tse adalah nama praktek saya. Saya berasal dari Kalimantan Barat dan sudah menetap di Jakarta selama 21 tahun sebagai seorang Sinshe. Saya juga masuk dalam ikatan Sinshe-sinshe di Indonesia. Sebagai peramal nasib, saya mulai dengan memasang tarip sebesar Rp. 500, untuk setiap pasien. Tarip terakhir sebelum saya bertobat, yaitu tahun 1988 sebesar Rp. 150.000, setiap pasien untuk waktu 1/2 jam. Pasien saya begitu banyak sampai harus menunggu giliran 2-3 bulan, bahkan 4 bulan untuk diramal nasibnya.

Selama 21 tahun saya tidak pernah memasang iklan, tetapi dapat menjadi begitu terkenal dan saya mempunyai 46 orang murid, baik di dalam maupun di luar negeri, terdiri dari 34 pria dan 12 wanita: Murid yang paling jauh dari Canada, sedangkan yang paling dekat dari Singapore dan Malaysia. Yang dari Indonesia terpencar dari berbagai daerah. Setiap murid harus membayar antara 9-10 juta rupiah pada saat itu. Mereka belajar hal meramal nasib, melihat Hong Sui,membuat Hoe dan Pak Kwa. 

Kerajaan Surga & Neraka

Kerajaan Surga & Neraka, dan Kedatangan Ha Mashiah by Angelica Zambrano, aka.23 Horas Muertra
Kisah nyata seorang gadis dari Ecuador yang dibawa berkunjung oleh Yeshua Ha Mashiah ke dalam Neraka dan Sorga. Yeshua memperlihatkan kepadanya beberapa tokoh terkenal yang telah meninggal dan sekarang berada di tempat kekekalan, seperti: Paus Yohanes Paulus II dan Michael Jackson. Adonai Yeshua menunjukkan kepada Angelica bahaya film karton dan komputer game bagi anak-anak. Angelica juga melihat tokoh-tokoh Alkitab sepertiAbraham, Sarah, Musa, Yoshua, Maria ibu Yeshua dan lainnya. Adonai memberikan beberapa nasehat penting kepada kita yang masih hidup di bumi, melalui percakapan-Nya dengan Angelica, bagaimana bisa masuk ke Sorga.
Tulisan ini diambil dan diedit dari terjemahan Indonesianya. Untuk bahasa Inggrisnya: “Prepare To Meet Your God!” dan dalam MP3, lihat di siniSpiritlessons.com. Semoga tulisan ini bisa membawa pembaca lebih mengerti hati dan pikiran Adonai Yeshua Ha Mashiah; Yang Maha Pengasih, namun juga Maha Adil dan Maha Kudus. YAHWEH memberkati Anda semua. Penjala Baja.
From video Interview, originally in Spanish, minimally abridged
Location: El Empalme, Ecuador.  Sept. 29, 2009


Kesaksian Gadis Kecil

yeshua-dan-kuda-putih
Kesaksian dari (www.DivineRevelations.info)
Saudara/i, Kiranya Yahweh memberkati-mu pada saat ini. Marilah kita membaca Alkitab dalam 2 Korintus 12:1-4, Firman Elohim yang Kudus. Dalam Nama Bapa, dan Anak, dan Roh Kudus “Aku harus bermegah. Sekalipun memang hal itu tak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterimah dari Yahweh. Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau, entah didalam tubuh aku tidak tahu entah diluar tubuh aku tidak tahu—Elohim yang mengetahuinya. Ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh di-ucapkan manusia.”

Diselamatkan dari Neraka



Kesaksian pribadi pendeta dan sekaligus penginjil Carmelo Brenes di perlihatkan isi Neraka. Ia diperlihatkan beberapa orang Kristen yang dihukum di Neraka oleh karena sewaktu hidup mereka, mereka megabaikan perintah firman Elohim. Sebagian dari mereka adalah hamba-hamba YAHWEH. Kesaksian ini baik untuk dimengerti oleh setiap kita yang masih hidup, sebab setelah mati, kesempatan untuk memperbaiki sangatlah tidak mungkin.

Kesaksian Carmelo Brenes dalam bahasa Indonesia ini, yang sedang ada di depan Anda di ambil dari dua sumber, Tulisan di ambil dari Insights of God.comRescued From Hell (lebih lengkap) dan ilustrasi gambar (dan juga ayat-ayat Alkitabnya) diambil dari Spirit Lessons.com: Christians that wound up in HELL! Warna pada tulisan, dan kalimat dalam tanda kurung siku ditambahkan dari Penjala Baja. Artikel Inggris dalam bentuk MP3 dan Videop bisa di dapatkan di Christians that wound up in Hell.
Saya pikir ayat ini adalah tepat dan pesan kunci dari kesaksian pendeta Carmelo:
Tetapi engkau hai manusia Elohim, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. 

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi. 

Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Adonai kita Yeshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya (1Timotius 6:11-12,14)
Kiranya artikel kesaksian ini bisa menjadi berkat untuk setiap orang yang membacanya. Pembaja Baja.

Bangkit dari Kematian



"Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya." Yohanes 5:21
Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan, dalam kesempatan ini saya akan bersaksi tentang peristiwa kematian dan kehidupan yang saya alami pada tanggal 15 Desember 1999. Peristiwa ini juga merupakan suatu tragedi bagi yayasan Doulos, Jakarta dimana STT Doulos ada di dalamnya dan saya adalah mahasiswa yang tinggal di asrama. Sebelum penyerangan dan pembakaran Yayasan Doulos tanggal 15 Desember itu, beberapa kali saya mendapat mimpi-mimpi sebagai berikut:

Minggu, 12 Desember 1999, saya bertemu dengan Tuhan Yesus dan malaikat, saya terkejut dan bangun lalu berdoa selesai saya tidur kembali.

1.. Senin, 13 Desember 1999, saya bermimpi lagi, dengan mimpi yang sama.

2.. Selasa, 14 Desember 1999, dalam mimpi saya bertemu dengan seorang pendeta pada suatu ibadah KKR, isi khotbah yang disampaikan mengenai akhir zaman, adanya penganiayaan dan pembantaian.

3.. Rabu, 15 Desember 1999, kurang lebih pukul 08.00 pagi, saya mendapatkan huruf "M" dengan darah di bawah kulit pada telapak tangan kanan saya. Dalam kebingungan dan sambil bertanya-tanya dalam hati, apakah saya akan mati? Saya bertanya kepada teman-teman dan pendapat mereka adalah bahwa kita akan memasuki millennium yang baru. Walaupun pendapat mereka demikian saya tetap merasa tidak tenang serta gelisah karena dalam pikiran saya huruf "M" adalah mati, bahwa saya akan mengalami kematian. Saya hanya bisa berdoa dan membuka Alkitab. Sekitar pukul 15.00 saya membaca firman Tuhan dari Kitab Yeremia 33:3 "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab Engkau." Dan pada pukul 18.00, tanda huruf "M" di telapak tangan saya sudah hilang.

#Kampus dan Asrama Mahasiswa Doulos Diserang#